Saturday, 11 May 2013

Tingkatkan Kompetensi Petani Tebu, PTPN X dan Garuda Indonesia Adakan Pelatihan


 Panitia pelatihan berfoto bersama staf Puslit Gula Jengkol.


Petani merupakan salah satu elemen penting dalam proses bisnis PTPN X (Persero). Selain sebagai mitra, petani juga sebagai pemasok utama bahan baku tebu. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan petani dalam menanam dan menghasilkan bahan baku tebu yang berkualitas, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) berkerjasama dengan PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mengadakan pelatihan bagi Petani Tebu Rakyat Khusus (TRISUS) pada tanggal 6-7 Mei 2013 di Hotel Insumo Kediri.

Pelatihan petani tebu ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh perusahaan berplat merah ini. Selama dua hari para petani yang didampingi petugas tanaman pabrik gula (PG) dengan jumlah sekitar 90 orang ini diberikan materi mengenai pembibitan tebu, budidaya tebu, manajemen tebang angkut, dan mekanisasi. Tidak hanya materi kelas, para petani juga melaksanakan praktek lapang mekanisasi dan pembibitan tebu yang berlangsung di HGU Jengkol PG Pesantren Baru dan Puslit Gula Jengkol, Kediri pada hari Rabu (7/5).
      Praktek lapang diawali dengan kunjungan ke kebun HGU Jengkol PG Pesantren Baru untuk mengamati kegiatan mekanisasi salah satunya penanaman tebu secara mekanis menggunakan cane planter. Setelah itu mengamati kebun percobaan bud chips Puslit Gula. Petani dan petugas Pabrik Gula mengamati langsung beberapa percobaan bud chips seperti percobaan jarak tanam, pemotongan indukan, asam humat, dan mikoriza. Selain berkunjung dan mengamati kebun pembibitan dan percobaan bud chips, para petani juga melihat dan praktek langsung pembibitan tebu menggunakan bud chips, perbanyakan tebu melalui kultur jaringan dan bagal mikro, pembuatan dekomposer dan kompos Bio N10, serta persilangan tebu.

Peserta pelatihan mengamati kebun percobaan bud chips varietas Cokro. 

Staf Puslit Gula Jengkol menjelaskan proses persilangan tebu kepada peserta pelatihan.