Kantor Pusat Penelitian Gula

Penataran Jengkol, Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kediri 64175 - Jawa Timur.

Laboratorium Kultur Jaringan

Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman tebu.

Laboratorium Tanah, Pupuk dan Daun

Laboratorium Pengujian Tanah, Pupuk Dan Daun (Tanaman Tebu)

Pelayanan Bibit

Pelayanan Bibit di Wilayah PTPN X.

'Bangsal Persilangan

Persilangan Tanaman Tebu.

Laboratorium Hama dan Penyakit

Laboratorium Hama dan Penyakit (Tanaman Tebu).

Mekanisasi

Implemen mekanisasi di Pusat Penelitian Gula.

Pages

Monday 28 October 2013

Petugas Laboratorium Kuljar Balittas Studi Banding ke Puslit Gula

 

Kamis (24/10/2013), sebanyak enam orang petugas laboratorium kultur jaringan Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang melakukan studi banding ke laboratorum kultur jaringan Puslit Gula PTPN X (Persero). “Kultur jaringan tebu merupakan hal yang baru bagi kami, sehingga kami perlu banyak belajar mengenai hal itu”, ujar Parnidi, M.Si, peneliti Balittas yang memimpin rombongan tersebut. Seperti diketahui, sejak awal tahun 2012, Balittas mendapat tambahan mandat untuk melaksanakan penelitian mengenai komoditas tanaman pemanis salah satunya adalah  tebu.

Komisi B DPRD Bangkalan Berkunjung ke Puslit Gula Jengkol




Rombongan Komisi B DPRD Bangkalan berkunjung ke Pusat Penelitian Gula PTPN X (Persero) pada hari Rabu (23/10/2013) untuk menambah informasi, pengetahuan, dan wawasan mengenai varietas tebu, pembibitan tebu melalui kuljar dan bud chips, serta perakitan varietas tebu. Rombongan yang berjumlah delapan orang tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Madura, Drs. H Munawar Cholil yang didampingi oleh Kepala Divisi Budidaya Tebu PTPN X, Ir. H. Yadi Yusriadi, MM beserta beberapa staf Wilayah Pengembangan Madura.

Sosialisasi Varietas Unggul Baru PSDK 923




Upaya peningkatan produksi gula nasional terus dilakukan oleh berbagai stake holder yang terkait dengan industri gula. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah menciptakan dan memutihkan varietas unggul baru seperti yang telah dilakukan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan P3GI dan PTPN X (Persero). Tebu klon PS 92-1871 hasil rakitan P3GI Pasuruan telah diputihkan dengan nama PSDK 923 berdasarkan SK Mentan RI nomor 4570/Kpts/SR.120/8/2013 tanggal 12 Agustus 2013.

Monday 21 October 2013

PRAKIRAAN AWAL MUSIM HUJAN TAHUN 2013/2014




Permulaan Musim Hujan ditetapkan berdasarkan jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) lebih dari 50 milimeter dan diikuti oleh beberapa dasarian berikutnya. Permulaan Musim hujan bisa terjadi lebih awal (maju), sama, atau lebih lambat (mundur) dari normalnya. Dasarian adalah rentang waktu selama 10 hari. Dalam 1 bulan dibagi 3 dasarian yaitu : Dasarian I (tanggal 1 – 10), Dasarian II (tanggal 11 – 21) dan Dasarian III (tanggal 21 – akhir bulan). Zona Musim (ZOM) adalah daerah yang pos hujan rata-ratanya memiliki perbedaan yang jelas antara periode Musim Hujan dan Musim Kemarau. Luas suatu wilayah ZOM tidak selalu sama dengan luas suatu wilayah administrasi pemerintahan. Curah Hujan (mm) merupakan ketinggian air hujan yang terkumpul dalam tempat yang datar, tidak menguap, tidak meresap dan tidak mengalir. Curah hujan 1 milimeter artinya dalam luasan satu meter persegi pada tempat yang datar tertampung air setinggi 1 milimeter atau tertampung air sebanyak 1 liter. Sifat hujan merupakan perbandingan antara jumlah curah hujan selama rentang waktu yang ditetapkan (satu periode Musim Hujan) dengan jumlah curah hujan normalnya (rata-rata selama 30 tahun periode (1981 – 2010).