Wednesday, 27 August 2014

SOSIALISASI PENGENDALIAN HAMA URET


Hama uret merupakan hama penting pada pertanaman tebu di lahan kering (tegalan). Serangan hama uret pada tanaman tebu merupakan salah satu faktor yang menurunkan produktivitas. Beberapa kebun petani di wilayah PTPN 10 ternyata tidak luput terserang hama uret, selain di HGU Jengkol dan Sumberlumbu.
Menindaklanjuti permasalahan tersebut pada hari Selasa, tanggal 22 April 2014 telah dilaksanakan sosialisasi pengendalian hama uret di kebun Bangkalan, desa Pulorejo, kecamatan Ngoro wilayah PG. Tjoekir. Kegiatan sosialisasi diikuti :   Petani, Asman dan Asmud Tanaman, Asman dan Asmud QC wilayah Tebu Ireng (PG. Tjoekir, PG. Lestari dan PG. Djombang Baru). Sosialisasi dilakukan oleh Puslit Gula Jengkol bekerjasama dengan P3GI Pasuruan bidang Proteksi.

  

 Sosialisasi ini meliputi materi tentang ciri-ciri dan siklus hidup hama uret serta cara pengendalian secara terpadu baik dengan cara hayati maupun kimiawi. Untuk praktek di lapang meliputi aplikasi Jamur Metarhizium anisopliae pada  saat tanam (dosis 100-150 kg/ha)

dan cara aplikasi dengan Insektisida Imidacloprit cair 375 gr bahan aktif/ha pada saat tanam dengan cara dressing (kocor) dan untuk tanaman besar dilakukan dengan alat injektor. Sosialisasi berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang memuaskan dari para peserta, pada waktu diskusi juga banyak dibahas tentang hama dan penyakit lain untuk tanaman tebu. 

Puslit Gula Jengkol juga akan mengadakan sosialisasi ke wilayah PG-PG PTPN 10 yang lain, tentunya dengan dibantu informasi dari petugas  Pabrik Gula.